
Rp 160.000
Sari Digital Agency
Indonesia, Indonesia
<div><p>atchment area (daerah tangkapan air) adalah wilayah daratan tempat air hujan mengalir ke satu titik tertentu, seperti sungai, danau, atau bendungan. Peta catchment area menunjukkan batas-batas wilayah ini secara spasial, berguna untuk analisis aliran air, banjir, erosi, atau perencanaan tata guna lahan.</p><p>Deskripsi Peta Catchment Area</p><p>Peta ini menyajikan informasi mengenai wilayah tangkapan air (catchment area) di sekitar lokasi studi. Catchment area merupakan daerah yang mengalirkan air permukaan melalui jaringan sungai menuju satu titik keluaran (outlet), seperti bendungan, danau, atau sungai utama.</p><p>Peta disusun berdasarkan analisis topografi menggunakan data DEM (Digital Elevation Model), yang kemudian diolah untuk menentukan arah aliran (flow direction), akumulasi aliran (flow accumulation), dan batas-batas tangkapan air secara otomatis melalui perangkat lunak GIS (seperti ArcGIS atau QGIS).</p><p>Catchment area sangat penting dalam perencanaan sumber daya air, perhitungan debit sungai, pengelolaan DAS (Daerah Aliran Sungai), serta mitigasi risiko bencana seperti banjir dan erosi. Dalam konteks ini, peta digunakan untuk memvisualisasikan bagaimana air hujan yang jatuh di wilayah tertentu akan bergerak dan terkumpul di satu titik aliran.</p><p>Peta ini dilengkapi dengan elemen-elemen spasial seperti:</p><p>Kontur topografi</p><p>Jaringan sungai</p><p>Titik outlet (titik keluar air)</p><p>Batas wilayah tangkapan air</p><p>Penggunaan lahan (opsional)</p></div>